T3 TERMINAL 3 BANDARA SOEKARNO-HATTA

map-web

terminal-3-baru

jaj1pc

1zpjear

t3

board_06

airport

TERMINAL 3 BANDARA SOEKARNO HATTA

PELAYANAN kepada penumpang akan dilakukan maskapai penerbangan Mandala Airlines dan Indonesia AirAsia di Pier 1 Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mulai 6 April 2009. Terminal yang dibangun dengan dana Rp 300 miliar yang didedikasikan untuk penerbangan domestik ini merupakan pionir dari eco-airport di Indonesia.

“Mandala dan Air Asia akan jauh lebih nyaman melayani jasa penerbangan dengan memanfaatkan Pier I Terminal 3. Selain tak tercampur dengan penerbangan lain, pengelolaan terminal 3 yang mampu menampung 4 juta penumpang setahun ini diskenariokan lebih tertib,” cetus Direktur Utama PT Angkasa Pura (PAP) II Edie Haryoto didampingi pimpinan proyek Raffi, kepada tabloid-onboard.com, kemarin.

Kenyamanan pengguna jasa Terminal 3 akan lebih terasa bila kelak dibangun Stasiun Kereta Bandara, yang lokasinya di samping areal parkir Terminal 3. “Kami juga merencanakan membangun terminal ini terkoneksi dengan Terminal I dan II. Bukan melalui jalan, penghubungannya adalah bangunan sehingga terintegrasi,” jelasnya.

Karena perpindahan operasional dari Terminal IC maka sejak sekarang Mandala dan Indonesia AirAsia mulai menyiapkan segala aspek administratif dan teknis sehingga bisa smooth ketika dimulainya operasional di Terminal 3. “Kami mengharapkan kedua penerbangan tersebut menambah data di boarding pass tentang zona ruang tunggu,” harap Edie.

Setelah Mandala Airlines dan Indonesia AirAsia pindah, Terminal 1C yang kosong akan segera direnovasi. “Setelah renovasi selesai, kita geser maskapai yang di terminal 1B menempati 1C. Selanjutnya, 1B akan kita renovasi juga. Terus berturut seperti itu sampai proses pembenahan untuk meningkatkan mutu pelayanan terhadap penumpang ini selesai,” papar Edie.

Pier I Terminal 3 memiliki luas keseluruhan 30.000 meter. Bangunannya sendiri memanjang 800 meter. Di dalam terminal sengaja didesain agar alur penumpang datang dan pergi bertemu di commercial area. Setelah check-in di ruangan seluas 2.231 meter dengan 30 counter check-in, penumpang langsung memasuki areal komersial. Begitu juga penumpang yang datang, jalurnya ke areal yang sama. Areal komersial ini memiliki 4 modul dengan luas 3.200 meter.

“Tak hanya penumpang, pengantar, penjemput atau masyarakat umum juga dapat masuk ke area komersial. Hanya saja, untuk masyarakat umum memasuki pintu di samping pintu keberangkatan. Mereka tetap diperiksa oleh petugas dengan dilengkapi peralatan X-Ray,” tutur Edie sambil mengemukakan hampir keseluruhan areal komersial sudah dipesan oleh pengusaha retail.

LEVEL I DAN II
Di lantai dasar (level I) Terminal 3, selain digunakan untuk check-in dan commercial area, juga dimanfaatkan untuk baggage claim serta lost and found. Sedangkan di lantai atas (level II), tersedia juga commercial area dan boarding lounge. Untuk boarding lounge terdapat 10 zone seluas 7.874 meter.

Hanya calon penumpang yang bisa masuk boarding lounge, yang lantainya dilapisi karpet kelas I dan bercorak kontemporer. Menjelang ruangan ini disediakan meja pemeriksaan yang dilengkapi X-Ray. “Kami juga menerapkan tak ada kegiatan komersial di boarding lounge,” ungkap Edie.

Ruang dalam Terminal 3 didesain dengan penerangan yang hemat penggunaan listrik. Tidak ada satupun lampu di atap paling atas. Penerangan memanfaatkan sinar matahari yang masuk melalui kaca-kaca di antara sekat atap. Lampu-lampu justru ditempatkan di tiang dengan arah penyinaran vertikal ke langit gedung.

“Kalau siang memang tidak butuh lampu. Sedangkan bila malam, lampu yang digunakan juga sedikit. Lampu-lampu ini justru dipancarkan ke atap yang kemudian dipantulkan kembali sehingga menimbulkan efek cahaya yang tak hanya terang, tetapi juga lebih artistik. Nyeni banget desain tiang dan sistem penyinarannya,” jelas Edie.

Sentuhan eco-airport ditegaskan melalui deretan tanaman dan dominasi cat hijau toska muda di dinding. Sedangkan nuansa mederen ditekankan pada tiang-tiang penyangga dan langit-langit yang dibungkus dengan cat metalik. Desain interiornya memang menjadi daya tarik besar untuk menatapnya berlama-lama.

Untuk kenyamanan pengguna jasa, terminal ini menyediakan juga ruang perkantoran seluas 438 meter, toilet 602 meter, musholla seluas 162,36 meter dan lahan parkir 40.000 meter. “Terdapat dua gate untuk menuju apron yang mampu menampung enam pesawat,” ujar direktur utama.

DIPUJI MENHUB
Fasilitas anyar ini pantas saja mendapat pujian dari Menteri Perhubungan (Menhub) Jusman Syafii Djamal. ”Hebat. Ini eco-airport (bandara ramah lingkungan) pertama di Indonesia yang desainnya mengusung azas penyesuaian diri dengan lingkungan. Banyak pepohonan dan tidak pakai lampu di siang hari,” ungkap Menhub kepada wartawan.

Desain terminal ini memang sangat berbeda dengan terminal 1 dan 2 sehingga lebih monumental. Baik tampilan eksteriror maupun interior, tak sedikit pun mengadopsi konsep terminal terdahulu. ”Konsep open space-nya bagus. Ini betul Edie Haryoto Design,” lanjut Menhub.

LIMA PIER
Setelah pembangunan Pier I selesai, Edie Haryoto mengungkapkan manajemen PT Angkasa Pura II memprogramkan pembangunan empat pier lainnya, yang saling terkoneksi bangunannya. “Sehingga Terminal 3 ini akan mampu menampung 20 penumpang setahun,” jelasnya.

Bila menggunakan asumsi biaya pembangunan Pier I Rp 300 miliar maka untuk pembangunan lima pier akan menelan dana Rp 1,5 triliun. “Kita usahakan dengan dana sendiri. Kalau tidak bias, ya menggandeng investor atau menggunakan dana publik melalui pasar obligasi atau saham,” ujarnya.

CATATAN : Sudah ada beberapa restoran dan cafe yang beroperasi di Terminal 3 ini. Jadi jangan kuatir akan fasilitas untuk mengisi perut seperti J.CO – Baso Ino – Puff Beard Papa – Circle K. Fasilitas penarikan uang juga sudah ada (ATM) : Bank Mandiri, Bank Panin . Bagi Anda yang suka browsing internet, di Teminal 3 ini juga tersedia FREE WIFI. Tersedianya tempat duduk yang banyak dan lingkungan yang asri menjadikan para penumpang betah dalam menunggu jam keberangkatannya. Kekurangan dari Terminal ini adalah bergemanya suara panggilan dari bagian informasi keberangkatan, mungkin dikarenakan Terminal ini mempunyai atap yang cukup tinggi. HAVE A NICE FLIGHTS GUYS!

banner datar baru

One Response

  1. mantabb…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: